Halaman

BUKU TAMU

Cari Blog Ini

Selasa, 27 September 2011

Rangkaian lampu neon (lampu emergency)


Rangkaian lampu neon (lampu emergency) bisa menjadi alternatif sumber pencahayaan ruangan pada saat aliran listrik dari PLN putus. Rangkaian ini hanya membutuhkan beberapa komponen sederhana yang mudah ditemukan dipasaran. Hanya dibutuhkan komponen utama berupa trafo step-up yang bisa menghasilkan tegangan hingga 350 V dengan input hanya 12V DC.
Ditambah lagi dengan beberapa komponen dasar seperti resistor, transistor jenis mosfet dan kapasitor sudah bisa membentuk sebuah rangkaian lampu emergency.
gambar skema lampu neon 12 vdc lampu emergency
Daftar komponen lengkap yang kita butuhkan untuk membuat sebuah rangkaian lampu neon (lampu emergency) ini adalah sebagai berikut:
C1: 100uf 25V Electrolytic Capacitor
C2, C3 : 0.01uf 25V Ceramic Disc Capacitor
C4 : 0.01uf 1KV Ceramic Disc Capacitor
R1 : 1K 1/4W Resistor
R2 : 2.7K 1/4W Resistor
Q1 : IRF510 MOSFET
U1 : TLC555 Timer IC
T1 : 6V 300mA Transformer
Lampu : 4W Fluorescent Lamp (neon)
Komponen tambahan berupa papan PCB, jumper dan pendingin (Heatsink) untuk transistor Q1.
Catatan: Pendingin (heatsink) harus terpasang pada komponen transistor untuk menghindari panas yang berlebihan. Hati-hati dengan kejutan listrik yang ditimbulkan oleh rangkaian lampu neon (lampu emergency) ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar